Hal-hal yang Meningkatkan Risiko Cedera ACL Untuk Diketahui

Hal-hal yang Meningkatkan Risiko Cedera ACL Untuk Diketahui

Cedera ACL adalah salah satu jenis cedera yang cukup sering terjadi. Cedera atau masalah tubuh ini terjadi pada bagian lutut di mana ditandai dengan robeknya ligamen di dalam lutut. Perlu diketahui, ACL adalah salah satu jenis ligamen yang ada di dalam lutut. Secara umum, fungsi dari ACL ini adalah untuk merekatkan tulang kering dengan tulang paha.

Selain itu, fungsi ACL adalah memaksimalkan tenaga pada lutut. Dengan adanya ligamen ini, maka tenaga pada lutut akan lebih maksimal sehingga seseorang bisa beraktivitas dengan baik sesuai dengan keinginan mereka.

Namun, terkadang aktivitas yang terlalu berat yang dilakukan akan menyebabkan kerusakan pada ACL tersebut. ACL robek dan nantinya harus dilakukan operasi serta rekonstruksi jika diperlukan. Menurut data yang beredar, cedera ini adalah yang paling sering terjadi dengan angka 200.000 kasus per tahun di seluruh dunia.

Beberapa Hal yang Meningkatkan Risiko Cedera ACL

Dari beberapa penjelasan di atas bisa dilihat jika kerusakan ACL adalah salah satu jenis cedera yang cukup parah dan cukup sering terjadi. Oleh karena itu, pengetahuan tentang beberapa hal yang bisa meningkatkan risiko cedera ACL harus dipahami dengan baik. Sebagai rekomendasi yuk simak video berikut.

Pengetahuan mengenai hal yang bisa menyebabkan risiko dari cedera ini tentu akan membuat seseorang menjadi mawas diri dan cenderung lebih berhati-hati. Adapun beberapa hal yang bisa meningkatkan risiko dari kerusakan ACL ini adalah sebagai berikut:

  • Jenis kelamin

Hal pertama yang harus diketahui perihal kerusakan ACL adalah bahwa jenis kelamin cukup mempengaruhi. Dalam hal ini, menurut penelitian yang beredar, perempuan memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terkena cedera ACL daripada pria. Risiko yang lebih tinggi didapatkan karena perempuan memiliki anatomi yang berbeda dengan pria.

Selain itu, pada dasarnya, otot yang dimiliki oleh perempuan cenderung lebih elastis daripada otot yang dimiliki oleh pria. Kondisi inilah yang akan membuat perlindungan ligamen pada lutut perempuan akan cenderung kurang maksimal dibandingkan dengan pria.

  • Aktivitas yang berat dan kontinu

Aktivitas yang berat dan yang dilakukan dalam kurun waktu yang lama bisa menyebabkan risiko cedera ACL meningkat. Kondisi ini sering terjadi pada atlet yang mengikuti cabang olahraga yang tertentu.

Para atlet dari berbagai jenis olahraga, seperti sepak bola, basket, futsal, ski dan beberapa lainnya memiliki risiko yang cukup tinggi untuk terkena jenis cedera ini. Sedangkan mereka yang tidak memiliki aktivitas berat tersebut cenderung memiliki risiko yang lebih rendah.

  • Tidak pemanasan dengan benar

Pemanasan sebelum beraktivitas adalah salah satu hal yang sangat penting untuk dilakukan. Dengan melakukan pemanasan, maka otot akan cenderung siap untuk melakukan aktivitas secara kontinu. Tidak hanya itu, otot juga cenderung menjadi lebih kuat jika pemanasan dilakukan dengan benar.

Seringkali, seseorang menganggap remeh pemanasan tersebut. Mereka melakukan aktivitas awal ini dan langsung melakukan aktivitas berat sesuai keinginan mereka. Padahal, tanpa pemanasan yang baik, risiko cedera ACL akan menjadi lebih besar. Hal ini dikarenakan otot yang kaget tanpa pemanasan.

  • Memiliki ligamen yang lemah

Faktor bawaan bisa menjadi salah satu hal yang meningkatkan risiko cedera ACL. Beberapa orang lahir dengan kondisi ligamen yang memang kadung lemah. Namun, sebenarnya, ligamen tersebut bisa diperkuat dengan melakukan latihan secara bertahap dan kontinu.

Beberapa poin di atas adalah hal-hal yang bisa meningkatkan risiko terkena cedera ACL. Nah, ada baiknya jika hal tersebut diketahui hingga risiko cedera ini bisa diminimalkan.

Written by